Mengatasi Alergi Kucing
Mengatasi Alergi Kucing

Mengatasi Alergi Kucing

Mengatasi Alergi Kucing By Onemadia – Tidak hanya di Indonesia, Kucing juga menjadi hewan peliharaan no.1 di seluruh dunia selain anjing. di negara Amerika lebih dari 50% rumah tangga memelihara anjing atau kucing. meskipun demikian tidak dipungkiri, ada banyak sekali orang yang ternyata memiliki alergi terhadap kucing. hampir 10 juta orang di negara ini memiliki alergi tersebut. hal ini biasanya disebabkan karena bulu kucing.

Penyebab alergi terhadap kucing

Penyebab paling sering seseorang alergi terhadap kucing adalah karena bulu dan ketombe. ketombe adalah kulit yang terkelupas dan terlepas dari kepala, atau dari kulit kucing. ketombe biasa nya berbentuk serpihan yang sangat kecil sehingga sangat sulit terlihat dan lepas dari pengamatan. Selain dapat menempel dan membuat iritasi pada kulit manusia, ketombe dari kucing juga dapat masuk de dalam tubuh dan mengganggu sistem kekebalan manusia sehingga menyebabkan berbagai reaksi, salah satunya adalah reaksi alergi yang bisa terjadi secara tiba-tiba. dan tidak mudah untuk Mengatasi Alergi Kucing.

Ketika ketombe masuk ke dalam tubuh seorang manusia maka akan mengganggu sistem kekebalan dan akan dianggap sebagai ancaman oleh tubuh manusia dan ini terjadi secara refleks tanpa manusia harus memikirkannya terlebih dahulu. meskipun tidak dikelompokan sebagai penyakit, alergi ini sangat sering terjadi pada kebanyakan manusia.

Dan kalian yang memiliki alergi, kalian harus tetap waspada meskipun tidak ada kucing di sekitar kalian. Alergi tetap bisa terjadi jika kalian melakukan kontak langsung dengan alergen kucing yang menyebar diseluruh urin, dan air liurnya yang bisa saja alergen tersebut tertinggal di sofa, karpet, dan tempat-tempat lain di dalam rumah si pemilik kucing. lalu bagai mana cara mengatasi alergi kucing?

Baca Juga:  Nama Ayam Legenda Jawa Dan Jenisnya

Kenapa bisa kucing meninggalkan alergen pada tempat-tempat tersebut, karena kita tahu bahwa sesering apapun kalian memandikan dan membersihkan kucing kalian, kucing tersebut akan tetap merawat dirinya sendiri berdasarkan naluri alami. yaitu dengan cara menjilati bulu-bulunya dan menggaruk tubuhnya sendiri, kemudian dari tindakan tersebut kulit atau bulu yang mengandung alergen dan ketombe tertinggal pada tempat kucing tersebut melakukan perawatan dirinya.

Hal yang dapat terjadi ketika memiliki alergi kucing

Reaksi seseorang yang mempunyai alergi terhadap kucing biasanya akan batuk, gatal-gatal, sesak nafas, mata berair dan bersin. memang semua tidak terjadi sekaligus. Berbeda orang, berbeda pula reaksinya saat alergi kucing terjadi. jarang ada kasus yang parah namun ada beberapa orang ketika alergi terhadap kucing akan mengalami reaksi demam dan atau kedinginan. Jika hal ini terjadi pada kalian atau orang disekitar kalian, untuk mengatasi Alergi Kucing, segera bawa orang tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan identifikasi dan perawatan dari dokter. karena bisa saja hal tersebut terjadi bukan hanya karena alergi terhadap kucing.

Mengatasi Alergi Kucing

Orang yang mempunyai alergi kucing dengan reaksi batuk dan saluran hidung bengkak biasanya akan diberi obat Dekongestan. kemudian untuk orang yang alergi dengan reaksi Serangan asma akan diberikan obat Antihistamin. Terkadang dokter juga akan memberikan obat dalam bentuk suntikan alergi. obat dalam bentuk suntikan biasanya lebih manjur dan efektif untuk meredakan reaksi dari alergi yang sudah terjadi.

Kesimpulan

Meskipun kalian adalah orang yang menyukai kucing untuk hewan peliharaan, namun jika kalian atau salah satu anggota keluarga kalian ada yang mempunyai alergi terhadap kucing maka lebih baik tidak memelihara kucing demi kesehatan kalian sendiri. jangan lupa untuk berkonsultasi kepada dokter jika kalian memang memiliki alergi kucing, karena hampir setiap rumah di indonesia memiliki kucing sebagai hewan peliharaanya.

Baca Juga:  Masalah Kesehatan Umum Pada Kucing

Penutup

Demikian artikel kami tentang Mengatasi Alergi Kucing. Memelihara kucing memang menyenangkan, banyak sekali alasan seseorang memelihara kucing di rumahnya. ada yang karena merasa kalau kucing itu lucu, ada yang karena suka dengan bulunya, ada yang karena lagi ikut trend, ada juga yang memelihara kucing untuk sekedar berburu tikus.

Memang tidak ada yang salah dengan semua alasan tersebut, namun ketika memelihara kucing justru mengganggu kesehatan tubuh sendiri dan keluarga yang lain, maka lebih baik memelihara hewan lain saja yang tidak kalah lucu. seperti: anjing, kelinci, marmut, ikan dan masih banyak sekali hewan yang bisa dirawat sebagai hewan peliharaan.

Check Also

Cara Memberi Minum Pil Kepada kucing

Cara Memberi Minum Pil Kepada kucing

memberi minum pil kepada kucing yang sedang sakit merupakan pekerjaan yang tidak mudah. karena sudah pasti akan menolak sesuatu dimasukan ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *